Teknik dan Cara Mudah Menjernihkan Air Sungai, Air Banjir, Air Danau Menjadi Air Bersih yang Layak Dijadikan Air Minum
Air yang berwarna keruh kecoklatan seperti air banjir air sungai yang kurang bersih tentunya tidak layak jika dijadikan sebagai sumber air minum. Hal ini karena jenis-jenis air tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagai air minum sehat. Air minum adalah air yang digunakan untuk konsumsi manusia. Menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya, dan tidak mengandung logam berat.
Kandungan Gizi Air minum
Jumlah Lemak 0 g |
|
Lemak jenuh 0 g |
|
Lemak tak jenuh ganda 0 g |
|
Lemak tak jenuh tunggal 0 g |
|
Kolesterol 0 mg |
|
Natrium 4 mg |
|
Jumlah Karbohidrat 0 g |
|
Serat pangan 0 g |
|
Gula 0 g |
|
Protein 0 g | |
Vitamin A | 0 IU | Vitamin C | 0 mg |
Kalsium | 3 mg | Zat besi | 0 mg |
Vitamin D | 0 IU | Vitamin B6 | 0 mg |
Vitamin B12 | 0 µg | Magnesium | 1 mg |
Untuk membuat atau merubah agar air keruh dan kotor bisa dijadikan air minum tentunya perlu melalui tahapan-tahapan penjernihan terlebih dahulu. Banyak metode penjernihan air dari yang alami hingga menggunakan bahan-bahan kimia. Berikut ini salah satu cara untuk menjernihkan air secara alami.
Bahan Yang Dibutuhkan Untuk Menjernihkan Air Keruh
- 10 (sepuluh) kg arang
- 10 (sepuluh) kg ijuk
- pasir beton halus
- batu kerikil
- 2 (dua) buah kran 1 inci
- batu dengan garis tengah 2-3 cm
Perlengkapan/Peralatan Untuk Menampung Air
- 1 (satu) buah bak penampungan
- 1 (satu) buah drum bekas
Cara Membuat Alat Penjernihan Air Sederhana
- Sediakan sebuah bak atau kolam dengan kedalaman 1 meter sebagai bak penampungan.
- Buat bak penyaringan dari drum bekas. Beri kran pada ketinggian 5 cm
dari dasar bak. Isi dengan ijuk, pasir, ijuk tebal, pasir halus, arang
tempurung kelapa, baru kerikil, dan batu-batu dengan garis tengah 2-3 cm
(lihat Gambar).
Cara Menggunakan Alat/Tempat Penjernih Air:
- Air sungai atau telaga dialirkan ke dalam bak penampungan, yang
sebelumnya pada pintu masuk air diberi kawat kasa untuk menyaring
kotoran.
- Setelah bak pengendapan penuh air, lubang untuk mengalirkan air dibuka ke bak penyaringan air.
- Kemudian kran yang terletak di bawah bak dibuka, selanjutnya
beberapa menit kemudian air akan ke luar. Mula-mula air agak keruh,
tetapi setelah beberapa waktu berselang air akan jernih. Agar air yang
keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil.
Teknik Perawatan dan Pemeliharaan Alat Penjernih Air Sederhana
- Ijuk dicuci bersih kemudian dipanaskan di matahari sampai kering
- Pasir halus dicuci dengan air bersih di dalam ember, diaduk sehingga kotoran dapat dikeluarkan, kemudian dijemur sampai kering.
- Batu kerikil diperoleh dari sisa ayakan pasir halus, kemudian dicuci bersih dan dijemur sampai kering.
- Batu yang dibersihkan sampai bersih betul dari kotoran atau tanah yang melekat, kemudian dijemur.
Manfaat Alat Penjernih Air
- Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja misalnya : sungai, rawa, telaga, sawah dan sumur.
- Cara ini berguna untuk desa yang jauh dari kota dan tempatnya terpencil.
- Bisa digunakan saat musim penghujan dan pada daerah yang sering terjadi banjir.
Catatan Penting:
- Air tidak bisa dialirkan secara teratur, karena air dalam jumlah
tertentu harus diendapkan dulu dan disaring melalui bak penyaringan.
- Bahan penyaring harus sering diganti.
- Air harus dimasak lebih dahulu sebelum diminum
Fungsi dari:
- Kerikil : penyaring kotoran-kotoran kasar
- Ijuk : penyaring kotoran-kotoran halus
- Pasir halus : pengendap kotoran-kotoran halus yang masih lolos dari ijuk
- Ijuk lapisan ke-2 : media penahan pasir halus agar tidak lolos ke lapisan bawahnya
- Arang : penghilang bau
- Kain : lapisan penyaringan akhir
- Kerikil : sebagai celah agar air dapat mengalir melalui lubah bawah
- Batu besar : memberi celah yang lebih besar sebagai jalan keluarnya air melalui lubang.
loading...