Karakter, Ciri-ciri Morfologis dan Macam-macam Manfaat Cocor Bebek Untuk Mengobati Berbagai Penyakit
Cocor bebek
merupakan tanaman asli dari Madagaskar. Kesamaan iklim dan cuaca yang
hampir sama dengan Indonesia, membuat cocor bebek tumbuh subur dan
semakin dikenal oleh masyarakat sebagai bahan obat alternatif. Cocor
bebek termasuk pada suku Crassulaceae, tanaman ini tersebar di daerah
tropis, ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias yang berguna atau
tumbuh liar di tepi jurang, tepi jalan, dan tempat-tempat lain yang
tanahnya berbatu pada daerah panas dan kering. Tanaman cocor bebek tidak
hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tetapi juga dapat dimanfaatkan
untuk pengobatan karena daun cocor bebek mengandung magnesium malat,
asam apel, damar, dan lendir.
Kandungan dalam cocor bebek yang terkenal mampu dijadikan sebagai pengobatan antara lain adalah asam malat, damar, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat dan tanin. Sifat alamiahnya sebagai anti radang, menghentikan pendarahan dengan cepat, mengurangi pembengkakan dan mempercepat penyembuhan. Manfaat dari tanaman cocor bebek ini adalah untuk mengobati bisul, koreng, mastitis, radang tenggorokan, amandel, radang telinga luar, gastritis, rematik dan wasir. Jika Anda memiliki kulit yang sensitive sehingga bekas gigitan nyamuk jadi susah hilang, maka cocor bebek juga bisa Anda gunakan untuk dengan cepat menghilangkan bekasnya. Sakit gigi juga bisa diatasi dengan tanaman berdaging ini.Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif), Cocor bebek merupakan tanaman yang tidak butuh banyak air. Ia dapat tumbuh di lingkungan yang kering dan panas, selama ia mendapatkan cahaya yang cukup banyak. Tanaman ini adalah tanaman yang tidak rewel dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Untuk menanam cocor bebek, cukup lepaskan sehelai daunnya dan letakkan di sebuah media tanam yang telah disediakan sebelumnya. Dalam beberapa hari, akar dan tunas akan muncul di pangkal daun. Akar dan tunas iniah yang akan tumbuh besar menjadi tanaman cocor bebek.
Penelitian Quazi Majaz Ahamad Aejazuddin, AU Tatiya, Molvi Khurshid, Shaikh Siraj dari Ali-Allana College of Pharmacy dan Ibn Sina National College for Medical Studies, India, dikutip dari researchgate.net, menyebutkan kandungan kimia cocor bebek terdiri atas alkaloid, diterpenoidal lactona, glycosida, steroid, fenolik, campuran alifatik. Kandungan bahan-bahan farmakologi penting dalam tumbuhan ini termasuk anti-diabetik, anti-neoplastik, antioksidan, immunomodulasi, anti-lipidemik, anti-alergik, dan bahan kandungan aktif lain yang belum dieksplorasi. Bukan hanya kemampuan bereproduksi yang mengagumkan yang membuatnya dijuluki “miracle-leaf”, khasiatnya sebagai obat herbal tersebut juga membuatnya dijuluki “The Wonder of the World”.
Media
tanam yang baik untuk menanam cocor bebek adalah media tanam yang
merupakan campuran tanah gembur, pupuk, sekam bakar, dan pasir yang
diaduk sehingga menjadi satu. Pot yang ideal untuk menanam cocor bebek
adalah pot tanah. Meski demikian, pot plastik pun bisa digunakan selama
pot tersebut memiliki lubang drainase yang mencukupi. Di dasar pot,
simpan pecahan batu bata dan genting. Setelah itu baru masukkan campuran
tanah gembur, pupuk, sekam bakar, dan pasir secukupnya.
Cocor bebek juga dikenal dengan nama schwiegermutterpflanze (Jerman), hoja del aire (Spanyol), fjäderkalankoe (Swedia), dan kataka-taka (Filipina). Tumbuhan ini ternyata juga sangat terkenal di India, dan seperti dikutip dari researchgate.net, memiliki beragam nama daerah, seperti zakhm-hayat (Hindi), koppata (Bengali), asthi-bhaksha (Sanskrit), simajamudu (Telgu), ranakalli (Tamil), ganduklinga (Kannad), elamurunga (Malayalam). Dalam bahasa Persia dan Urdu, tumbuhan ini dikenal dengan nama chubehayat, sementara di Arab dikenal dengan nama kushnulhayat.
Sifat Kimia dan Farmakologi : Agak asam, bau tanah, dingin. Anti radang, menghentikan pendarahan, mengurangi pembengkakan, mempercepat penyembuhan.
Kandungan Kimia :
- Zat asam lemon,
- zat asam apel,
- vitamin C,
- quercetin,
- diarabinoside,
- asam malat,
- damar,
- zat lendir,
- magnesium malat,
- kalsium oksalat,
- asam formiat,
- tanin,
- kaempferol dan glucoside.
Tanaman cocor bebek juga dikenal dengan sebutan
Sosor bebek. Nama-nama lainnya adalah Buntiris, ceker itik (Sunda); suru
bebek, sosor bebek, teres (Jawa), didingin beueu (Aceh); mamala
(Halmahera); rau kufiri (Ternate); kabi-kabi (Tidore); daun ancar bebek,
daun ghemet (Madura). Semoga bermanfaat.
loading...
Tanaman ini sangat dikenal karena mudahnya untuk dikembangbiakkan,
cukup dengan meletakkan daunnya ke atas tanah dan dibiarkan dengan
penyiraman secukupnya maka akan tumbuh tunas disekitar daun tersebut.
Gambaran umum Cocor bebek memiliki batang yang tegak,lunak dan
pangkalnya berkayu dengan bentuk segiempat tumpul (membulat), dengan
tinggi pohon mencapai 0,3 – 2 meter. Daun cocor bebek adalah daunnya
tebal berdaging dan mengandung banyak air, memanjang atau bulat telur
dengan ujung tumpul beringgit, warna daun hijau muda (kadang kadang
abu-abu),tangkai daunnya bersayap dan dapat dikembangbiakkan sebagai
tanaman baru, Jika daunnya dipetik akan membentuk kuncup-kuncup anak
tanaman dalam toreh-toreh pinggiran daunnya. Bunga cocor bebek adalah
termasuk bunga majemuk. Buah cocor bebek berbentuk kotak dan bila
dimakan rasanya agak asam dan dingin.
Manfaat Cocor Bebek Untuk Mengobati Berbagai Penyakit:
Mengatasi dan Meredakan Gangguan Perut
Menurunkan demam
Cocor Bebek Untuk Pengobatan bisul dan memar
Mengobati radang telinga luar
Jangan mengonsumsi ketika hamil karena dapat merangsang kontraksi rahin dan jangan mengonsumsi secara terus-menerus dalam waktu yang lama karena dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi.
![]() |
Cocor Bebek |
Daun pada cocor bebek berkhasiat untuk mengatasi kulit
terkelupas, radang payudara, radang amandel, radang lambung, radang
telinga luar, rheumatik, memar, tulang patah, wasir, diare, disentri,
luka darah, luka bakar dan luka akibat tersiram air panas.
Mengatasi dan Mengobati Penyakit AsmaBeberapa penelitian juga dilakukan di Indonesia untuk menggali khasiat obat cocor bebek, seperti penelitian yang dilakukan di Fakultas Farmasi UGM, seperti dimuat di Media Informasi Penelitian Herbal Fakultas Farmasi UGM (mipto.farmasi.ugm.ac.id). Di antaranya, penelitian Maryanto, “Daya Antiinflamasi Infus Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata, Pers.) pada Tikus Putih Jantan”, penelitian Rianasari Felicitas “Daya Melarutkan Fraksi Air dan Fraksi Etil Asetat Daun Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata (Lamk.) Pers.) terhadap Batu Ginjal Kalsium In Vitro”, dan penelitian Erna Winarni Praptiningsih “Uji Daya Antibakteri Ekstrak Etanol 70 % Daun Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata (Lamk.) Pers.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli beserta Skrining Fitokimianya”.
- Daun cocor bebek dikeringkan lalu direbus sampai airnya tersisa setengah. Kemudian diminum secara teratur.
- Daun cocor bebek ditumbuk atau dilumatkan kemudian diberi sedikit air.
- Oleskan tumbukan daun tersebut ke bagian tubuh yang terluka dan biarkan kering.
- Ganti olesan obat luar ini setiap 3 jam.
Mengatasi dan Meredakan Gangguan Perut
- Caranya, tumbuk beberapa helai daun cocor bebek dan daun dadap serep.
- Tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kental
- lalu oleskan ke perut.
Menurunkan demam
- Lumatkan daun cocor bebek sampai halus
- kemudian oleskan pada dahi.
- Oleskan lumatan daun tersebut sebanyak 2 kali dala sehari.
Cocor Bebek Untuk Pengobatan bisul dan memar
- Siapkan 30 – 60 gram daun cocor bebek,
- hancurkan lalu peras.
- Tambahkan sedikit madu lalu minum.
- Daun cocor bebek yang telah diperas bisa digunakan sebagai obat oles ke atas bisul atau memar
Mengobati radang telinga luar
- Remas-remas 5 – 10 daun cocor bebek lalu peras airnya.
- Gunakan air tersebut sebagai obat tetes telinga.
- Teteskan sedikit saja, jangan terlalu banyak.
- Remas 5 – 10 helai daun cocor bebek lalu peras.
- Gunakan airnya sebagai obat kumur.
- Kumur mulut dan pangkal tenggorokan dengan air daun cocor bebek setiap hari sampai sembuh.
- Tumbuk halus 5 – 10 helai daun cocor bebek
- lalu peras airnya.
- Gunakan air tersebut sebagai pengoles luka gigitan nyamuk.
- Agar hasilnya lebih mudah terlihat, lakukan pengolesan sebanyak 3 kali dalam sehari sampai benar-benar sembuh.
- Siapkan 10 helai daun cocor bebek lalu haluskan.
- Bubuhkan ke bagian tubuh yang keseleo dan diamkan selama 30 menit lalu bersihkan.
- Ulangi pengobatan ini 3 kali dalam sehari sampai benar-benar sembuh.
- Giling halus beberapa helai daun cocor bebek
- lalu bubuhkan di atas pipi yang membengkak.
- Lakukan sesering mungkin.
Jangan mengonsumsi ketika hamil karena dapat merangsang kontraksi rahin dan jangan mengonsumsi secara terus-menerus dalam waktu yang lama karena dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi.
loading...