Tips Budidaya, Pembibitan, Pemupukan, Pemeliharaan Dan Cara Menanam Tanaman Pucuk Merah
Tanaman Hias Jenis Pucuk merah (Syzygium Oleana) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak ditanam di halaman rumah dan sedang naik daun saat ini, warna pucuknya yang merah saat tunas memberikan keindahan tersendiri pada tanaman ini. Tanaman pucuk merah sangat mudah dibudidayakan, tanaman ini dapat tumbuh dengan mudah di kondisi iklim tropis seperti Indonesia ini. Untuk metode pembudidayaannya dapat dilakukan dengan biji dan juga dengan stek.Banyak sekali taman-taman minimalis yang saat ini menggunakan jenis tanaman daun pucuk merah untuk menghiasi salah satu sudut tamannya. Bahkan hanya dengan dijajarkan dipekarangan dengan berbaris rapi tanaman pucuk merah bisa menghadirkan keindahan dan keasrian tersendiri. Anda bisa merawat pucuk merah untuk selalu dibiarkan sebagai tanaman yang pendek dengan rajin memangkasnya maupun dibiarkan agak tinggi, kuncinya agar pucuknya terus merah anda harus rajin memangkas tanaman ini pada waktu-waktu tertentu.
Berdasarkan informasi dari seorang pengusaha tanaman hias, waktu ideal untuk pemangkasan dilakukan dalam rentang waktu dua minggu sekali. Dengan cara memilih warna pucuk daun yang sudah terlihat tua. Biasanya hal ini ditandai dengan warna daun yang tak lagi merah. Pemangkasan pun tidak harus dilakukan dengan gunting khusus, namun menggunakan tangan pun bisa dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah saat dipangkas, harus tepat di ruas cabangnya, hal ini bertujuan agar tunas yang baru tumbuh lebih cepat.
Masalah yang sering ditemui saat perawatan tanaman hias ini, seringkali warna pucuknya tidak merata. Kenapa bisa demikian? Ternyata bahwa hal ini disebabkan paparan sinar matahari yang didapatkan si bunga pucuk merah tidak merata. Jika Anda memang menanam tanaman ini di pot, tips agar pucuk merah merata adalah dengan rajin memutar posisi tanaman minimal dua minggu sekali. Selain itu, agar tumbuh subur berilah pupuk NPK yang bisa diberi minimal dua bulan sekali dan intensitas penyiraman yang cukup rutin, karena bunga pucuk merah memerlukan kadar air yang tinggi untuk mempertahankan warna pucuk daunnya.Pembibitan
Pembibitan bunga pucuk merah bisa dilakukan dengan stek batang. Caranya terlebih dahulu cari batang bagian tengah, pilih yang cukup umur dan lurus agar pohon utama terlihat bagus. Potong miring untuk bagian yyang akan ditancapkan. Usahakan mengambil yang berdaun lebat dan dipotong minimal 30 dari pucuk. Kurangi daunnya agar tidak terjadi pengapan berlebihan.
Penanaman
Pertama-tama pastikan media tanam sudah diolah dengan baik. Caranya tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1) dicampur dan diaduk merata. Kemudian tancapkan bibit tadi sedalam 20-25 cm lalu padatkan agar bibit bisa tumbuh kuat. Berikan air untuk penyiraman pada awal pertumbuhan setiap hari minimal sekali sehari.
Perawatan
Perawatan dilakukan sebatas penyiraman seperlunya saja bila tanaman sudah tumbuh dengan baik. Selebihnya hanya perlu pemangkasan bila ingin dibentuk sesuai keinginan. Kemudian pemupukan untuk memberikan nutrisis bisa diberikan setiap sebulan sekali, terutama pupuk untuk pucuk daun.