Keunggulan Tanaman Sengon dan Manfaat Bagian-bagiannya

Posted by Admin



Mengenal Pohon Sengon Yang Sedang Naik Daun Dan Banyak Dibudidayakan

Sengon adalah sejenis pohon anggota suku Fabaceae. Pohon peneduh dan penghasil kayu ini tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, Tiongkok selatan, dan Indonesia. Di beberapa daerah, pohon ini dikenal sebagai séngon, singon, sengon jåwå; jeungjing, jeungjing sunda; séngghung
Pohon sengon adalah tanaman industri yang saat ini sedang gencar-gencarnya dikembangkan untuk memenuhi permintaan pabrik-pabrik pengolahan kayu yang juga tumbuh menjamur. Dengan umur panen yang relatif pendek, menanam sengon memang menjanjikan keuntungan yang tinggi disamping perawatannya juga relatif mudah. Sengon hanya perlu perawatan intensif pada tahun pertama pertumbuhan saja karena masih rentan mati atau rusak. Pada tahun berikutnya hanya perlu pemupukan berkala dan penyiangan rumput atau gulma.
Beberapa keunggulan tanaman sengon antara lain:
  • Pertumbuhannya sangat cepat sehingga masa layak tebang dalam umur yang relatif pendek.
  • Karena memiliki perakaran yang dalam, sehingga dapat menarik hara yang berada pada kedalaman tanah ke permukaan.
  • Mudah bertunas kembali apabila ditebang, bahkan apabila terbakar.
  • Biji atau bagian vegetatif untuk pembiakannya mudah diperoleh dan disimpan.
Albasia atau sengon adalah pohon serbaguna. Disebut sebagai pohon serbaguna karena dari daun sampai akar dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan hidup manusia, mulai dari pakan ternak sampai bahan baku industri pengolahan kayu.

Berikut manfaat dari bagian-bagian pohon Sengon:

Daun Pohon Sengon:
Daun Sengon, seperti keluarga Mimosaceae lainnya adalah pakan yang sangat baik dan mengandung protein tinggi. Jenis ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing menyukainya.

Akar Pohon Sengon :
Sistem akar-akar Falcataria mengandung banyak karena simbiosis dengan bakteri Rhizobium nodul. Hal ini menguntungkan bagi akar dan sekitarnya. Keberadaan nodul akar dapat membantu porositas dan penyediaan nitrogen dalam tanah. Jadi pohon falcataria mungkin membuatnya tanah lebih subur. Selain itu dapat ditanami dengan tanaman untuk meningkatkan pendapatan petani penggarapnya.

Kayu Sengon :
Bagian yang memberikan manfaat paling besar dari pohon sengon adalah batang kayu.Dengan  harga jual  yang cukup menggiurkan maka saat ini sengon banyak yang ditanam untuk berbagai keperluan industri pabrik pengolahan kayu dalam bentuk kayu olahan papan - papan dengan ukuran tertentu sebagai pembuat peti mati dari bahan baku, papan Isolasi, pengecoran semen dalam konstruksi, industri, korek api, pensil, chipboard, kertas, bahan baku industri kertas dan lain-lain.

Jadi jika anda mempunyai lahan kosong yang tidak dimanfaatkan atau terbengkalai ada baiknya untuk mulai melirik tanaman sengon ini karena permintaan kayu sengon masih cukup tinggi dan harga jualnya juga sangat menguntungkan. Anda berminat?

Manfaat Sengon Untuk Pakan Ternak

Tanaman Albasia/Sengon merupakan jenis tanaman jangka panjang yang memerlukan perawatan khusus secara kontinue selama kurang lebih 3 tahun, atau kira-kira tanaman tersebut sudah hampir mencapai lingkaran gelang tangan orang dewasa, baik itu pemupukan, penyiangan rumput, ataupun penggemburan tanah di sekitar pohon albasia tersebut. perawatan tersebut sangatlah di perlukan, karena masa 1 – 3 tahun, merupakan masa pertumbuhan yang sangat baik, dan ini sangatlah penting untuk di lakukan secara berkala.”Untuk pemupukan biasanya di lakukan pada 30 hari setelah penanaman, hal ini penting mengingat akar tanaman sudah mulai tumbuh, dan mampu menyerap pupuk yang ada. ada pun untuk pupuknya bisa dengan organik maupun anorganik, dengan ukuran yang cukup. untuk pemupukan sendiri di lakukan 1 tahun 2 kali, yaitu sekitar 6 bulan sekali.

Ada pun untuk penyiangan pun penting untuk di lakukan, mengìngat biasanya tanaman albasia yang masih kecil biasanya tidak kuat kalau di rambati terlalu banyak rumput merambat itu atau rumput galunggung. jadi hal ini pun penting untuk di kerjakan secara berkala, selama sebulan sekali, mengingat rumput tersebut daya rambatnya yang cepat.

Sedangkan untuk penggemburan tanah di sekitar tanaman tersebut, ini pun sangat di perlukan sampai tanaman albasian tersebut berumur 1 tahun, supaya akar-akar tanaman dapat leluasa dan mudah untuk menjangkau unsur hara tanah. biasanya penggemburan tanah dilakukan dengan cara di cangkul di sekitar tanaman dengan jarak 0.5 meter, dan alangkah baiknya kalau tanah yang di gemburkan tersebut terus di di timbun dengan pupuk kandang, tetapi jangan terlalu dekat dengan pohon albasia tersebut, karena biasanya panas dan dapat menyebabkan kematian.

Dalam usaha peternakan, pakan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan bersamaan dengan genetik dan tatalaksana. Pada usaha peternakan unggas, pakan membutuhkan 60 - 70 persen dari total biaya produksi. Untuk itu usaha diversifikasi bahan pakan perlu ditingkatkan dengan penggunaan sumber pakan non konvensional, salah satunya adalah daun sengon (Atbizzia falcararia). Tepung Daun sengon ini mempunyai kandungan protein kasar yang cukup tinggi. Namun untuk meningkatkan penggunaannya perlu dilakukan pengolahan, karena tepung daun sengon mengandung serat kasar yang tinggi dan kandungan tannin.

Tips Cara Budidaya Sengon

Dalam menanam pohon, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah fator kerapatan atau jarak antar tanaman. Tanaman yang terlalu rapat pada awal masa tanaman tidak begitu berpengaruh pada pertumbuhan namun seiring makin berkembangnya tanaman, maka harus ada usaha penngurangan tanaman/ penjarangan tanaman guna menunjang pertumbuhan tanaman yang lebih optimal.
loading...
Tanaman semakin besar maka akan membutuhkan ruang dan daya dukung tanah yang semakin besar. Hal itu dipengaruhi tingkat kesuburan tanah, jenis pohon yang ditanam dan pemeliharaan pohon. Kerapatan tanaman dipengaruhi dari lebar tajuk atau akar tanaman. Semakin lebar tajuk tanaman maka jarak antar tanaman juga semakin lebar. Dengan demikian makin rapat jarak antar tanaman maka akan semakin banyak jumlah pohon yang menempati area tersebut. Semakin subur suatu lahan maka jarak tanaman akan semakin longgar.

Untuk itu penentuan jarak tanaman tergantung beberapa hal diantaranya adalah :
  • Potensi lebar tajuk
  • Tujuan penanaman sengon
  • Faktor pembatas petumbuhan tanaman
Pohon sengon mempunyai ciri yaitu ukuran daun kecil dan tidak terlalu rimbun sehingga sinar matahari masih memungkinkan untuk masuk ke dalam lahan. Sehingga lahan sengon bisa di tanaman dengan tanaman lain/ tumpang sari. Hal tersebut bereda dengan lahan yang di tanami pohon seperti pohon jati dan pohon jabon yang mempunyai tajuk yang berat dan daun yang lebar.

Jika kita ingin menanam dengan sistem tumpangsari, maka kita perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
  • Jenis tanaman pendukung (tumpang sari) tidak merugikan tanaman pokok
  • Jenis tanaman pendukung mempunyai perakaran yang dangkal
  • Tanaman pendukung mempunyai tajuk yang tidak lebat sehingga menghalangi intensitas cahaya ke pohon pokok (pohon sengon)
  • Tanaman pendukung tidak menyerap nutrisi dan air terlalu kuat sehingga dapat mengganggu tanaman sengon
  • Tanaman pendukung justru ikut menyuburkan tanah
  • Tidak mengganggu aktivitas dari pemeliharaan tanaman sengon
  • Bersifat sementara(berumur pendek)
  • Penanaman dilakukan setelah tanaman sengon selesai ditanam.
  • Beberapa jenis tanaman yang sesuai untuk dijadikan dari jenis kacang-kacangan seperti kacang panjang, kacang tanah, kacang benguk dan kacang tolo.
Pada sengon yang berumur, pohon sengon memerlukan suatu ruang untuk tumbuh dan berkembang dengan jarak sekitar 2-3 meter. Jadi dalam 1 hektar bisa ditumbuhi sekitar 1600-1700 pohon. Jarak yang ideal sekitar 2 x 3 meter. 

Tips cara merawat pohon sengon umur 1 tahun.

  • Jarak tanam antar pohon yang cukup
Saat membudidayakan beberapa pohon sengon dalam satu lahan, jarak tanam antar pohon harus diperhatikan. Hal ini penting agar semua tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sehat tanpa harus mengganggu pertumbuhan dan pemenuhan nutrisi tanaman lainnya. Jarak tanam ini juga bisa disesuaikan dengan jenis pohon sengon yang dibudidayakan.
  • Penyulaman atau penggantian bibit sengon
Penyulaman merupakan penggantian bibit sengon yang tidak sehat atau rusak dengan bibit baru yang sehat. Hal ini diperlukan karena bibit yang bagus akan menghasilkan tanaman yang bagus juga. Kegiatan ini bahkan bisa dilakukan setelah bibit tanaman ditanam selama satu tahun.
  • Penyiangan tanaman pengganggu atau gulma
Tanaman pengganggu seperti rumput atau gulma lainnya bisa mengganggu pertumbuhan pohon sengon karena bisa merebut nutrisi yang diperlukan tanaman. Untuk itu, Anda harus rutin membersihkan media tanam di sekitar pohon sengon dari berbagai jenis tanaman pengganggu.
  • Pemupukan yang cukup
Pemupukan merupakan faktor yang penting untuk pemenuhan nutrisi berbagai jenis pohon, termasuk juga untuk pohon sengon. Pupuk mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Jika umur pohon sengon 1 tahun, Anda bisa melakukan pemupukan sebanyak dua bulan sekali menggunakan pupuk NPK.
Dosis yang digunakan yaitu sekitar 30 gram per tanamannya. Pemupukan ini dilakukan dengan cara menimbun pupuk pada lubang tanah secara melingkar di sekitar batang tumbuhan.
  • Pemangkasan pohon sengon
Pemangkasan pohon sengon diperlukan apabila ada cabang atau dahan yang dianggap mengganggu. Hal ini juga akan memudahkan untuk panen nantinya. Agar kayu sengon tidak cacat, pastikan gunakan gergaji yang tajam saat melakukan pemangkasan pohon sengon.
  • Mengendalikan hama
Pohon sengon juga merupakan tanaman yang bisa rentan terhadap serangan hama. Adanya hama dapat merugikan bagi pertumbuhan tanaman. Hama yang sering menyerang sengon yaitu hama boktor yang dijumpai di batang tanaman.
  • Mencegah dan mengendalikan penyakit tanaman
Agar pohon sengon bisa bebas dari penyakit, perawatan yang tepat harus dilakukan. Penyakit akar puru dan penyakit jamur merah merupakan penyakit yang sering menyerang pohon sengon.

Pada saat kita menanam pohon, perlu dilakukan penjarangan agar pohon sengon dapat tumbuh lebih optimal. Dengan melakukan penjarangan maka pertumbuhan sengon akan semakin membesar, jadi tidak hanya meninggi namun juga diameter semakin besar. Penjarangan dilakukan pada tanaman yang terlalu kerdil, yang terkena penyakit, patah dan penjarangan pada masa panen yaitu menebang pohon yang pertumbuhannya paling bagus. Jika terlalu besar, maka dapat dilakukan pemanenan yang lebih awal sedangkan pada tanaman kerdil perlu dilakukan pemangkasan.

Penjarangan dapat dilakukan beberapa kali sebelum masa panen. Terutama pada tanaman yang pertumbuhan bagus dan tanaman yang mempunyai standar di bawah rata-rata namun sudah laku jika dijual yang berdiameter lebih dari 16 cm. Pada saat kita melakukan penjarangan harus hati-hati karena pohon di tebang secara acak, menurut kriteria yang memenuhi syarat untuk di tebang.

Pada saat kita melakukan penebangan, kita menggunakan cara sistem tebang baris 2:1. Yang artinya jka kita menebang satu baris, dua baris berikutnya di pertahankan. Dengan begitu akan mengurangi resiko saat kita menebang pohon. Potensi tertimpa pohon dapat di kurangi.

Diolah dari berbagai sumber

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

1001 Cara dan Tips Updated at: 02:48
loading...